Sang pejuang dalam goresan tinta mimpi yang tak berkesudahan.
Sang pejuang dengan mimpi besar penuh perjuangan.
Sang pejuang dengan cinta penuh keabadian.
Sang pejuang dalam barisan terdepan menyongsong gemilang peradaban.
Showing posts with label dreams. Show all posts
Showing posts with label dreams. Show all posts
Wednesday, October 16, 2013
Friday, May 24, 2013
LULUS !!!
Jum'at, 24 Mei 2013
Detik-detik menjelang pengumuman hasil Ujian Nasional 2013.
" Ya Allah, hamba pasrah dengan qadha-Mu. Kami telah berusaha se maksimal mungkin, kini ku serahkan pada-Mu segala hasilnya"
Sedari pagi ku lihat teman-teman sekamarku sudah berdoa dalam sujud di sholat dhuha. Memohon kebaikan untuk hasil UN ini.
Ya, akhirnya kami angkatan pertama SMAIT Insantama dikumpulkan di aula.
Tak hanya kami yang berkumpul namun adik-adik kelas 10, 11, guru-guru, dan wali murid pun menghadiri moment bersejarah ini.
Moment dimana kami angkatan pertama akan menembus dunia SMA.
Beberapa patah wejangan kami terima dai para guru-guru.
Yang pada intinya memberikan kekuatan agar kami dapat ikhlas menerima segala hasilnya.
" Kalau lulus kalian harus menangis dan bersyukur pada Allah, dan kalau belum lulus kalian harus tersenyum dan bersabar" ucap Pak Muhib
Dan inilah saat-saat yang dinantikan oleh SAGACIOUS. Pembagian amplop putih, yang di dalamnya berisi hasil akhir kami. Apakah aku deg-deg an? Jangan ditanya, memang kuakui hari sebelumnya aku merasa tenang. Yaaa, aku yakin Allah akan memberikan yang terbaik. Tapi, mau tak mau aku terbawa suasana tegang yang menyelimuti aula.
" Silahkan dibuka amplopnya"
Rasanya aku seperti seorang peserta audisi mau melihat hasil. ._.
Ya Allah, tanpa menunggu aku segera sujud syukur. Terima kasih ya Allah, terima kasih. Haru menyeruak dalam dadaku, bulir-bulir air mata menetes satu per-satu di pipiku. Kami pun berpelukan, menyatu dalam haru bahagia.
Ku raih handphone di tanganku.
" Ibu, alhamdulillah nisa lulus. Terima kasih atas doa yang tak pernah henti terpanjatkan untuk nisa"
Syukur Alhamdulillah aku panjatkan kepada Allah SWT, yang Maha Luar Biasa memberikan begitu banyak nikmat.
Terima kasih yang tak terhingga pada guru-guru yang dengan ikhlas memberikan ilmunya kepada kami, kepada adik-adik kelas yang selalu mengalah pada kami, yang tak henti mencintai kami.
Pak Karebet : Alhamdulillah, Luar Biasa, Allahu Akbar!!! Sejak awal menangani angkatan pertama, bapak sudah merasa yakin.. Jadilah terus anak sholih dan sholihah yang bermental pejuang, pantang menyerah, setia pada syariah dan tetap tawadlu. .....
Beberapa ucapan dan doa dari orang-orang terkasih.
"Ku lihat sekelilingku penuh air mata haru yang mengalir deras. Disertai untaian syukur yang tak terhingga kepada Allah sang Rabb"
" Ya Allah, hamba pasrah dengan qadha-Mu. Kami telah berusaha se maksimal mungkin, kini ku serahkan pada-Mu segala hasilnya"
Sedari pagi ku lihat teman-teman sekamarku sudah berdoa dalam sujud di sholat dhuha. Memohon kebaikan untuk hasil UN ini.
Ya, akhirnya kami angkatan pertama SMAIT Insantama dikumpulkan di aula.
Tak hanya kami yang berkumpul namun adik-adik kelas 10, 11, guru-guru, dan wali murid pun menghadiri moment bersejarah ini.
Moment dimana kami angkatan pertama akan menembus dunia SMA.
Beberapa patah wejangan kami terima dai para guru-guru.
Yang pada intinya memberikan kekuatan agar kami dapat ikhlas menerima segala hasilnya.
" Kalau lulus kalian harus menangis dan bersyukur pada Allah, dan kalau belum lulus kalian harus tersenyum dan bersabar" ucap Pak Muhib
Dan inilah saat-saat yang dinantikan oleh SAGACIOUS. Pembagian amplop putih, yang di dalamnya berisi hasil akhir kami. Apakah aku deg-deg an? Jangan ditanya, memang kuakui hari sebelumnya aku merasa tenang. Yaaa, aku yakin Allah akan memberikan yang terbaik. Tapi, mau tak mau aku terbawa suasana tegang yang menyelimuti aula.
" Silahkan dibuka amplopnya"
Rasanya aku seperti seorang peserta audisi mau melihat hasil. ._.
Ya Allah, tanpa menunggu aku segera sujud syukur. Terima kasih ya Allah, terima kasih. Haru menyeruak dalam dadaku, bulir-bulir air mata menetes satu per-satu di pipiku. Kami pun berpelukan, menyatu dalam haru bahagia.
Ku raih handphone di tanganku.
" Ibu, alhamdulillah nisa lulus. Terima kasih atas doa yang tak pernah henti terpanjatkan untuk nisa"
Syukur Alhamdulillah aku panjatkan kepada Allah SWT, yang Maha Luar Biasa memberikan begitu banyak nikmat.
Terima kasih yang tak terhingga pada guru-guru yang dengan ikhlas memberikan ilmunya kepada kami, kepada adik-adik kelas yang selalu mengalah pada kami, yang tak henti mencintai kami.
| pembimbing sang akar pertama |
Pak Karebet : Alhamdulillah, Luar Biasa, Allahu Akbar!!! Sejak awal menangani angkatan pertama, bapak sudah merasa yakin.. Jadilah terus anak sholih dan sholihah yang bermental pejuang, pantang menyerah, setia pada syariah dan tetap tawadlu. .....
Beberapa ucapan dan doa dari orang-orang terkasih.
![]() | ||
| Ka Bintang PPIUM |
Saturday, May 4, 2013
I'm the doctor
It’s amazing day.
Aku terduduk manis ditemani ka vira sepupuku. Kebetulan ia
adalah seorang dokter, yang kerja di klinik.
Entah bagaimana mulanya, ia bercerita banyak sekali hal
mengenai dunia kedokteran.
Mulai dari awal mula masuk kedokteran hingga suka duka dalam kedokteran. Ka vira cerita
tentang pekerjaannya di klinik yang ia jaga. Suatu hari ada seorang bapak
yang membeli obat untuk pegal-pegal " loh bapak beli obat untuk apa?" tanya ka Vira
" untuk pegel-pegel nih, kata tetangga saya" ujarnya polos
" loh itu kan obat jantung pak"
Dan si bapak itu tetep ngotot beli obat tersebut. Banyak sekali informasi menarik, lucu, dan mengharukan yang
aku dapatkan darinya.
Ada satu kisah yang membuat aku semakin kuat menjadi seorang dokter.
" Pak, pasien ini harus dirujuk ke rumah sakit. Disini tidak ada alatnya" ujarnya pada pasien
" Tapi, saya ga ada biaya dokter" jawab bapak itu
" Nanti saya kasih surat rekomendasi pak" ucapnya
Akhirnya sang pasien tersebut dibawa ke rumah sakit. Entah apa yang terjadi setelah beberapa rumah sakit didatangi bapak itu kembali ke klinik, dan sang pasien pun bertambah buruk.
" Kenapa kembali lagi pak?"
" Kata rumah sakitnya semua ruangan penuh"
" Ga mungkin penuh kalo ruangan, sebentar pak" ucap ka Vira
Akhirnya ka Vira membuka infusan sang pasien.
" Silahkan kembali lagi ke rumah sakit, jangan dipasang infusnya"
Dan apa yang terjadi, saat pasien tersebut kembali ke rumah sakit ternyata ruang perawatan kosong. -__-
"Jadi dokter itu seru kok, tapi, harus tega sama pasien. Makanya kalo ngobatin pasien
kecelakaan atau yang parah jangan lihat mukanya ntar ga tega"
Tak lama pintu terbuka, om is ikut bergabung menceritakan dirinya yang
terlempar ke pilihan 14 yaitu Fakultas Kedokteran Hewan. Sejak awal masuk FKH IPB, om is menjalaninya setengah hati. Tak heran nilainya menurun. Hingga ada seorang dosen yang mengajaknya berbincang-bincang. Hingga akhirnya memperbaiki segalanya. Setelah lulus om is melanjutkan mimpinya menjadi seorang
dokter, walaupun di Perguruan Swasta.
Hari ini sungguh luar biasa, didampingi 2 orang dokter yang mendukung langkahku. Dan mengobarkan semangatku.
Menjadi dokter itu harus belajar sungguh-sungguh
Menjadi dokter itu harus menjadi diri sendiri
Jadi dokter itu harus karena keinginan sendiri
Nilai yang sangat berharga bagi seorang dokter
adalah saat pasien sembuh, dan berterima kasih pada kita.
Nilai yang tak
terbayarkan dengan harta.
![]() | |||
| dr. Sobrina Fitriyah Ch |
Label:
awkward,
dreams,
inspiring,
Segores tinta
Sunday, April 14, 2013
Saturday, March 16, 2013
Absolutely Amazing
Bosen, dan iseng buka-buka Youtube.
Dan nemu ini video kreatif.
And this is absolutely AMAZING.
5 piano guys and 1 piano
5 piano guys and 1 piano
One Direction- What makes you beautiful
Cristina Perri- Thousand years
Semakin memacu untuk bisa seperti ini.
Bisa main piano segera. Amin.
Label:
awkward,
dreams,
inspiring,
My song,
Segores tinta
Sunday, March 3, 2013
Aku Sang Pemimpi?
Mungkin bagi sebagian orang mimpimu adalah hal yang tidak ada gunanya.
Tapi bagi sang pemilik mimpi, mimpinya adalah mimpi yang paling luar biasa.
Untuk menjadi sukses, jangan pernah takut untuk mempublikasikan mimpi anda.
Bagaimana mimpi tercapai jika anda saja malu dan takut mem-publikasikan mimpi anda.
Ingatlah ketika anda mem-publish mimpi anda, maka orang di sekitar anda akan menjadi pendorong dan pengingat anda, agar terus meraih mimpi anda.
Daftar Riwayat Hidup
Label:
awkward,
dreams,
inspiring,
memories,
Segores tinta
Subscribe to:
Posts (Atom)











