Entah sejak kapan aku mulai menyukai dunia menulis. Entah memang sejak dahulu saat aku terbiasa menulis "dear diary", tapi mungkin juga sejak aku belajar jurnalistik. Aku mulai menyukai dunia ini dan aktif dalam dunia ini semenjak SMA. Mungkin benar kata banyak orang SMA adalah masa-masa yang paling bermakna, dan tak terlupakan. Banyak kisah di SMA, dan di tempat inilah aku mulai menyukai dunia menulis. Bagiku menulis bak menari. Menari-nari jari tanganku, melukiskan berbagai pikiran. Dan kini aku menikmati dunia ini. Aku ingin membawa duniaku untuk membawa perubahan pada aku, kamu, mereka, dan kita semua. Dunia ini akan aku jadikan salah satu media dakwah. Terima kasih untuk Bapak Farid Wadjdi sang guru jurnalistik pertamaku, SMAIT Insantama wadah yang membentukku, JAISH wadah curahanku, dan kalian SAGACIOUS para pendukungku. :)
Menulislah untuk hari ini, esok, dan selamanya.
-seruni aqila al-haq-
Sunday, October 7, 2012
Saturday, October 6, 2012
Kemarin, hari ini, dan selamanya
bersamamu ku habiskan waktu
senang bisa mengenal dirimu
rasanya semua begitu sempurna
sayang untuk mengakhirinya-
kamu sangat berarti, istimewa di hati
selamanya rasa ini
jika tua nanti kita kan hidup masing-masing
ingatlah hari ini-
entahlah ada apa denganku.
yang pasti ini bukan lagu galalu.
pasti pernah dong berpisah sama teman sekolah. baik itu teman TK, SD, SMP, bahkan SMA.
sedih, kesepian, kangen, dan segala embel-embel sejenis lah.
waktu akan terus berputar, tak akan kembali lagi pada masa lalu.
waktu tak bisa dibeli dengan uang milyaran, tak bisa terbayarkan oleh apapun.
pepatah bilang " setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan"
dan aku hanya mengharapkan pertemuan yang abadi.
pertemuan di Surga Allah.
semoga kemarin, hari ini, dan esok
bukan akhir dari semuanya. Amin
special for Ibu, buya, Farhan, Nabila, Fachry SAGACIOUS
senang bisa mengenal dirimu
rasanya semua begitu sempurna
sayang untuk mengakhirinya-
kamu sangat berarti, istimewa di hati
selamanya rasa ini
jika tua nanti kita kan hidup masing-masing
ingatlah hari ini-
entahlah ada apa denganku.
yang pasti ini bukan lagu galalu.
pasti pernah dong berpisah sama teman sekolah. baik itu teman TK, SD, SMP, bahkan SMA.
sedih, kesepian, kangen, dan segala embel-embel sejenis lah.
waktu akan terus berputar, tak akan kembali lagi pada masa lalu.
waktu tak bisa dibeli dengan uang milyaran, tak bisa terbayarkan oleh apapun.
pepatah bilang " setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan"
dan aku hanya mengharapkan pertemuan yang abadi.
pertemuan di Surga Allah.
semoga kemarin, hari ini, dan esok
bukan akhir dari semuanya. Amin
special for Ibu, buya, Farhan, Nabila, Fachry SAGACIOUS
Label:
My song,
Segores tinta
Saturday, September 22, 2012
Kesabaran kami
Sabar??
Apasih sabar itu??
Apakah itu nama sebuah makanan? Atau nama orang? Atau nama
daerah?
“ Ya Allah, kenapa harus aku yang dapet cobaan kaya gini? Aku
ga sanggup”
Pasti ada dari kita yang pernah berbicara seperti itu,
merasa tidak sanggup menghadapi masalah yang sebenernya nih, dia bisa
menjalaninya. Setiap manusia punya masalah dan cobaan yang berbeda, hal
tersebut tergantung kadar keimanan. Semakin kuat keimanannya maka, cobaannya
pun akan berbeda. Contohnya seorang pelajar memiliki masalah:
“ Aduh, kenapa sih masalah saya harus tentang nilai terus”
ucap seseorang
Tahukah kawan, mengapa Allah memberikan masalah tersebut? Karena
Allah tau hanya kamu yang mampu menghadapi masalah tersebut, bahkan orang lain
belum tentu mampu menghadapi masalah tersebut. Ibaratnya, kita cinta sama orang
tua maka, apapun akan kita lakukan untuk membuktikan rasa cinta kita dengan
memenuhi keinginan mereka. Sama halnya dengan Allah, ketika kita cinta pada-Nya
maka Allah ingin meminta bukti kecintaan kita. Dan sebenarnya Allah ingin
memberikan cinta-Nya juga pada kita. Cinta tidak hanya berupa kasih sayang,
tapi masalah pun merupakan bentuk cinta Allah pada kita. Apakah orang tua kita
saat memarahi kita karena tidak belajar bentuk dari kebencian? Tidak kan,
justru itu bentuk cinta mereka karena ingin yang terbaik bagi kita. Begitu pula
dengan Allah, Allah Maha Mengetahui akan hamba-Nya. Allah mengetahui sampai
batas apa kemampuan hamba-Nya.
Kesabaran itu letaknya di awal? Maksudnya?
Ya Allah ada apa denganku #1
Aku, tak henti jariku menari-nari diatas keyboard.Entahlah,
apa yang terjadi padaku. Mungkin ini perasaan bingung bercampur sedih.Sepertinya
dia menjauh, bahkan terasa amat jauh. Aku ingin berpura-pura tak peduli. Tapi,
ternyata aku tak bisa. Mungkin karena sifatku yang begitu sensitive, apakah karena
hal tersebut ia berubah??
“ Nara….. “ panggil sahabatku Ayya
“ Eh, eh ada apa?” jawabku gelagapan
“ Ngelamunin apasih? Kayanya bingung gitu” ucapnya
Ya, Nara memang sahabatku sejak kecil, wajar kalau ia mengetahui perasaanku. Aku terdiam tak menjawab pertanyaannya. Aku kembali terbang pada ingatanku beberapa waktu yang lalu sebelum hal ini terjadi. Aku begitu merasa nyaman, bahagia, dan entah apa namanya. Tapi, sejak kejadian tersebut, aku kehilangan semangat, tak ada lagi rona bahagia terpancar setiap bertemu dengannya. Dampak masalah ini begitu besar.
“ Nara….. “ panggil sahabatku Ayya
“ Eh, eh ada apa?” jawabku gelagapan
“ Ngelamunin apasih? Kayanya bingung gitu” ucapnya
Ya, Nara memang sahabatku sejak kecil, wajar kalau ia mengetahui perasaanku. Aku terdiam tak menjawab pertanyaannya. Aku kembali terbang pada ingatanku beberapa waktu yang lalu sebelum hal ini terjadi. Aku begitu merasa nyaman, bahagia, dan entah apa namanya. Tapi, sejak kejadian tersebut, aku kehilangan semangat, tak ada lagi rona bahagia terpancar setiap bertemu dengannya. Dampak masalah ini begitu besar.
Label:
Segores tinta
Thursday, September 13, 2012
I Love S
"S" for SIX SENSE, for SIX PACK, for SAGACIOUS.
SIX SENSE~
Ngedenger kata itu kaya sesuatu banget ya. Sesuatu yang berhubungan dengan indera keenam, atau yang magic gitu. Sebenernya SIX SENSE adalah sebuah kerajaan milik putri-putri dari kelas XII-IPA Akhwat (perempuan). Kerajaan ini berada di sebuah wilayah yaitu, SMAIT Insantama. Kerajaan ini begitu istimewa, dibandingkan dengan kerajaan lainnya. SIX SENSE berisikan 26 putri dari berbagai penjuru daerah. Oleh karena itu para putri memiliki sifat dan kebiasaan yang berbeda-beda. Aku bahagia menjadi salah satu putri di kerajaan tersebut. Sebuah kerajaan yang membawa aku ke sebuah perubahan. Perubahan?? Bukan perubahan negatif namun, sebaliknya. Di kerajaan inilah aku bisa mengerti akan persaudaraan, kesabaran, kasih sayang, berbagi, menyelesaikan masalah, dan banyak arti keghidupan bersama. Sudah hampir 3 tahun aku bergabung membentuk kerajaan ini. Kerajaan mungil yang dulu hanya ada kami, dan kini semakin banyak pengikut di bawah kami.
Aku menangis, ya air mataku berjatuhan saat aku menghadapi perbedaan dengan putri lainnya. Aku harus sabar, begitulah ucapku. Perbedaan inilah yang membuat kami semakin erat. Kami mencintai karena Allah, karena perbedaan yang kami miliki, dan karena kami adalah saudara muslim.
SIX PACK~
Mendengarnya jadi membayangkan Ade Ray, yang perutnya kotak-kotak (bukan kaya Spongebob ya). Ya ini adalah sebuah kerajaan seberangyang dihuni oleh pangeran-pangeran dari kelas XII-IPA Ikhwan (laki-laki). Kerajaan ini sama halnya dengan kerajaan SIX SENSE. Kerajaan SIX PACK begitu kokoh berdiri, teguh menantang badai. Setiap kali melihat kerajaan ini berperang di jalan Allah, tak sanggup aku menahan bulir-bulir air mata. Sungguh merekalah pejuang yang kelak akan mengembalikan cahaya islam di dunia ini. Amin. Wahai pejuang jangan pernah menyerah, karena janji Allah tak pernah bohong. Dan setiap kali melihat kalian tampil, untuk kegiatan dakwah, kami bangga.
SAGACIOUS~
Akhirnya kerajaan SIX SENSE dan SIX PACK bersatu membentuk sebuah kekuatan baru. SAGACIOUS merupakan kerajaan terbesar yang dibentuk sekitar 1 tahun yang lalu. Dan kami tak akan pernah berhenti menggapai mimpi, karena mimpi kami akan tercapai. LKMA go to Malaysia akan segera terlaksana. November, sungguh begitu cepat waktu berputar, tapi memori akan kenangan tak pernah terhapus. Ya Allah mudahkanlah kami semua. Banyak sekali kalimat dan ucapan yang tidak dapat aku tuliskan dalam tarian jari-jari mungilku. Karena kalian sungguh berarti, karena kalian aku mengerti, dan bersama kalian ku raih mimpi. Biarpun ombak menghapus jejak langkah kami, biarpun api membakar torehan bukti-bukti, hingga memori pun usang termakan waktu. Tapi, kamera para malaikat tak pernah melupakan sedetik pun kenangan dan perjuangan kami. Untuk bersama-sama menjadi calon pemimpin masa depan yang kelak akan menorehkan tinta emas, akan janji kebahagiaan hakiki. Kebahagiaan dunia dan akhirat. Ya Allah pertemukanlah kami kembali dalam indahnya naunganMu, dalam luasnya surgaMu. Amin.
http://www.facebook.com/pages/LKMA-Go-to-Malaysia-2012/205067086181268
http://www.facebook.com/groups/306758176074955/
SIX SENSE~
Ngedenger kata itu kaya sesuatu banget ya. Sesuatu yang berhubungan dengan indera keenam, atau yang magic gitu. Sebenernya SIX SENSE adalah sebuah kerajaan milik putri-putri dari kelas XII-IPA Akhwat (perempuan). Kerajaan ini berada di sebuah wilayah yaitu, SMAIT Insantama. Kerajaan ini begitu istimewa, dibandingkan dengan kerajaan lainnya. SIX SENSE berisikan 26 putri dari berbagai penjuru daerah. Oleh karena itu para putri memiliki sifat dan kebiasaan yang berbeda-beda. Aku bahagia menjadi salah satu putri di kerajaan tersebut. Sebuah kerajaan yang membawa aku ke sebuah perubahan. Perubahan?? Bukan perubahan negatif namun, sebaliknya. Di kerajaan inilah aku bisa mengerti akan persaudaraan, kesabaran, kasih sayang, berbagi, menyelesaikan masalah, dan banyak arti keghidupan bersama. Sudah hampir 3 tahun aku bergabung membentuk kerajaan ini. Kerajaan mungil yang dulu hanya ada kami, dan kini semakin banyak pengikut di bawah kami.
Aku menangis, ya air mataku berjatuhan saat aku menghadapi perbedaan dengan putri lainnya. Aku harus sabar, begitulah ucapku. Perbedaan inilah yang membuat kami semakin erat. Kami mencintai karena Allah, karena perbedaan yang kami miliki, dan karena kami adalah saudara muslim.
SIX PACK~
Mendengarnya jadi membayangkan Ade Ray, yang perutnya kotak-kotak (bukan kaya Spongebob ya). Ya ini adalah sebuah kerajaan seberangyang dihuni oleh pangeran-pangeran dari kelas XII-IPA Ikhwan (laki-laki). Kerajaan ini sama halnya dengan kerajaan SIX SENSE. Kerajaan SIX PACK begitu kokoh berdiri, teguh menantang badai. Setiap kali melihat kerajaan ini berperang di jalan Allah, tak sanggup aku menahan bulir-bulir air mata. Sungguh merekalah pejuang yang kelak akan mengembalikan cahaya islam di dunia ini. Amin. Wahai pejuang jangan pernah menyerah, karena janji Allah tak pernah bohong. Dan setiap kali melihat kalian tampil, untuk kegiatan dakwah, kami bangga.
SAGACIOUS~
Akhirnya kerajaan SIX SENSE dan SIX PACK bersatu membentuk sebuah kekuatan baru. SAGACIOUS merupakan kerajaan terbesar yang dibentuk sekitar 1 tahun yang lalu. Dan kami tak akan pernah berhenti menggapai mimpi, karena mimpi kami akan tercapai. LKMA go to Malaysia akan segera terlaksana. November, sungguh begitu cepat waktu berputar, tapi memori akan kenangan tak pernah terhapus. Ya Allah mudahkanlah kami semua. Banyak sekali kalimat dan ucapan yang tidak dapat aku tuliskan dalam tarian jari-jari mungilku. Karena kalian sungguh berarti, karena kalian aku mengerti, dan bersama kalian ku raih mimpi. Biarpun ombak menghapus jejak langkah kami, biarpun api membakar torehan bukti-bukti, hingga memori pun usang termakan waktu. Tapi, kamera para malaikat tak pernah melupakan sedetik pun kenangan dan perjuangan kami. Untuk bersama-sama menjadi calon pemimpin masa depan yang kelak akan menorehkan tinta emas, akan janji kebahagiaan hakiki. Kebahagiaan dunia dan akhirat. Ya Allah pertemukanlah kami kembali dalam indahnya naunganMu, dalam luasnya surgaMu. Amin.http://www.facebook.com/pages/LKMA-Go-to-Malaysia-2012/205067086181268
http://www.facebook.com/groups/306758176074955/
Entah
Aku bukanlah bagian dari mereka yang terlihat begitu sempurna. Ketika aku menapaki hidup, aku merasa apakah aku sanggup?? Tapi, aku yakin Allah selalu bersamaku. Entah berupa sebuah keyakinan nyata atau hanya karena aku sudah pasrah menjalaninya. Kalau dibilang pasrah, aku rasa ini bukan bentuk pasrah. Tapi, aku pun tak mengerti sebenarnya.
Entah apa yang terjadi aku merasa begitu bimbang. Ada sesuatu yang membuat aku seperti ini entah apa itu. Tapi, dengan penuh keyakinan. Sungguh aku tak pernah memungkiri bahwa Allah selalu ada bersama hambaNya. Ya Allah beri kami semua kekuatan untuk menjalani semua ini. Amin.
Entah apa yang terjadi aku merasa begitu bimbang. Ada sesuatu yang membuat aku seperti ini entah apa itu. Tapi, dengan penuh keyakinan. Sungguh aku tak pernah memungkiri bahwa Allah selalu ada bersama hambaNya. Ya Allah beri kami semua kekuatan untuk menjalani semua ini. Amin.
Label:
Segores tinta
Friday, September 7, 2012
Harapan
“Harapan?? Kamu bilang masih ada harapan? Cukup, aku sudah
lelah berharap padahal sesuatu itu tak pernah hadir. Kau bilang aku harus
berusaha dan berdoa? Tak henti aku berusaha dan berdoa. Hasilnya? KOSONG tanpa
hasil.”
Sendiri menyepi,
tenggelam dalam renungan
Ada apa aku, seakan ku
jauh dari ketenangan
Perlahan kucari
mengapa diriku hampa
-sendiri menyepi
Edcoustic-
Tak tahan aku menghadapi ini semua. Apapun yang aku lakukan
terasa sia-sia. Aku Lara, hadir ke dunia dengan keadaan yang serba kurang. Kata
mereka aku harus terus berusaha dan berdoa. Tapi, aku sudah lelah, tak hentinya
aku lantunkan harapan dibarengi usaha tapi, tidak ada yang berubah. Kini, aku
harus mencari dana untuk membiayai ibu
yang harus dirawat di rumah sakit, ibu divonis terkena TBC. Tak heran aku,
rumahku sangatlah sempit, bahkan untuk membuat jendela sebagai tempat bertukar
udara saja tak mampu. Ya, begitu tidak adilnya kami yang miskin ditempa
penyakit yang mahal. Sedangkan mereka yang kaya raya tanpa penyakit bahkan
kekayaannya semakin bertambah. Apakah ini takdir kami?
Tenang aja, kan ada biaya dari pemerintah bagi mereka yang
kurang mampu. Senyumku mengembang lebar mendengarnya. Tapi, itu hanya mimpi
yang begitu tinggi berbeda dengan kenyataannya. Biaya tersebut digunakan untuk
membantu dompet mereka yang sudah penuh
dan semakin penuh. Inikah “Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia”?
Seperti yang tertuang dalam Pancasila sebagai dasar Negara? Keadilan yang
diberikan oleh Negara tehadap rakyatnya? Sungguh “ADIL” sekali.
Label:
Segores tinta
Subscribe to:
Posts (Atom)


