Welcome to Cerita Sobrina

Saturday, February 23, 2013

The 3 C's of life


"The 3 C's of life
CHOICES, CHANCES, CHANGES.
You must make a choice to take a chance or your life will never change"

Life

life is too short,
grudges are a waste of perfect happiness
laugh when you can apologize
when you should
and let go of what you can't change.
love deeply and forgive quickly take chances,
give everything and have no regrets.
life is too short to be unhappy
you have to take the good with the bad
smile when you are sad
love what you got
and always remember what you had
always forgive but never forget
learn from your mistakes
but never regret people change,
and things go wrong
but always remember life goes on!

Bingkai Mimpi


" Letakkan mimpi jangan hanya setinggi langit
Tapi, setinggi Surga"

Winneto La Mimfito

Publikasi Mimpi 

Berani bermimpi, berarti mendekatkan anda 1000 meter ke realita
Menjadikannya visi berarti lebih dekat 100 meter ke realita
Menuliskannya dengan detail, lebih dekat lagi 10 meter ke realita
Tetapi, berani mempublikasikannya....
Akan membawa anda lebih dekat lagi...
Tinggal beberapa centimeter menuju realita

-AKIN-
Winneto La Mimfito (hal : 90)

publikasi mimpi

22.10 WIB
Bersiap mengukir mimpi ke Pulau mimpi
Athiyah's room

BUT SHOW (LIFE) MUST GO ON!

"Life must go on, I forget just why" -Edna St. Vincent Millay-


Semakin aku dewasa, aku semakin merasa kehilangan.
kehilangan boneka yang aku sayang, kehilangan teman TK, SD, SMP, kehilangan masa bermain, kehilangan perhatian lebih orang tua, dll.
Aku berharap masih dalam ayunan orang tuaku, menikmati masa bermain, berlari-lari mengejar bola, disuapin sebelum berangkat sekolah, aku berharap dipanggil nisa bukan sobrina, aku berharap bisa merengek minta sepatu. dan ..... entahlah aku berharap dalam dekapan buya, dan itu selalu.

"  BUT SHOW LIFE MUST GO ON INSPITE of DIFFICULTIES and HARDSHIP! "

Dunia ini bukanlah cerita dongeng Doraemon. Ga punya mesin waktu, dan gabisa memutar waktu kembali.Waktu ibarat pohon, terpotong terus menerus habis dan tak bisa kembali utuh seperti semula.

" Ga semua yang kamu harapkan harus tercapai kan? " ucap Buya

Ya, apa yang aku harapkan tidak semuanya tercapai. Karena sesuatunya juga berdasarkan kehendak Allah. Sekalipun kamu berharap mati detik ini sambil sujud, jika Allah tidak berkehendak??
Hidup akan terus berjalan bagaikan roda yang berputar. Sekalipun kita orang jenius tapi kita tidak akan pernah bisa mem-PAUSE kehidupan.
Pilihan bagi kita untuk menentukan apa yang akan kita pilih. Mengerjakan kewajiban yang Allah berikan dan mempersembahkan yang terbaik untuk Allah menjadi PEJUANG PERADABAN, atau hanya diam menjadi pembebek.

Apapun yang aku dapatkan adalah yang terbaik yang Allah pilihkan untukku.
So, Do the best for our life. Love because Allah.

Walaupun sebentar lagi aku akan kehilangan SAGACIOUS aku percaya akan tiba saatnya kita berkumpul dalam Syurga-Nya. Amin.

Dedicated : Ibu, Buya, Nabila, Farhan, Fachry, SAGACIOUS, Sang pahlawan tanpa tanda jasa, Seseorang dalam untaian doa. 

Seruni Aqila Al-Haq
23 Febuari 2013, 19.26 WIB
Sendiri di tengah keramaian dalam sesak kerinduan
Kamar Athiyah 

unclear.
entahlah ada apa dengan saya yang pasti pada suatu pagi di kelas ta'lim.
" Hari ini bapak akan menjelaskan tentang waliyullah (kekasih Allah)" ucap Ustad Muhib
langsung aja menuju intinya.
Kekasih Allah itu adalah mereka yang memberikan cintanya hanya untuk Allah. Mereka yang tak lagi khawatir atau takut terhadap apapun. Mereka hanya khawatir jika Allah tidak mempedulikan mereka.
Memberikan cinta pada Allah ga bakalan di kasih harapan palsu deh. Dan dijamin 100% ga bakalan bertepuk sebelah tangan. Malah di berikan cinta yang lebih oleh-Nya.
Jangan mau ketipu sama yang semu. Tapi naluri manusia mencintai lawannya adalah fitrah.
Tambatkan pilihanmu pada kriteria pejuang Islam.
Berikan cinta milikmu hanya cinta karena Allah.
Cinta ketaqwaannya, cinta keimanannya.
Bukan fisik, bukan materi.


Saturday, February 16, 2013

Merekalah busur kehidupanku

Aku sendiri menyepi di tempat ini.
Dan entah mengapa ini adalah titik jenuhku.
Aku memasuki perpustakaan kecil milik om ku. Aku susuri deretan-deretan buku dalam lemari.
Jemariku meraih sebuah buku yang covernya menarik. Entah karena ini sebuah ketidak sengajaan atau perasaanku saat ini. Dan aku mengambil sebuah buku dengan judul "Berkah Kehidupan" sebuah buku yang berisi 32 kisah inspiratif tentang orangtua.

Untuk setiap orangtua yang telah memberikan
yang terbaik bagi anak-anaknya
dan untuk setiap anak yang tak lupa mensyukuri berkah
kehidupan yang telah diterima melalui orangtua

cover berkah kehidupan
Dalam sebuah bab aku menemukan sebuah tulisan :

Anakmu bukanlah milikmu, mereka adalah putra-putri kehidupan.
Mereka terlahir melaluimu, tetapi bukan berasal darimu,
karena itu mereka ada bersamamu tapi bukanlah milikmu.
Engkau harus memberi mereka cintamu, tetapi bukan pemikiranmu,
karena mereka punya pemikiran mereka sendiri.
Engkau bisa memberikan rumah untuk tubuh mereka,
tetapi tidak untuk jiwanya.
Karena jiwa mereka akan tinggal di rumah masa depan,
yang tak bisa kau kunjungi, bahkan dalam mimpimu sekalipun.
Engkau boleh mencoba meniru mereka,
tapi jangan paksa mereka menirumu, 
karena kehidupan tidak pernah berjalan mundur,
tidak pula akna terulang.
Engkau adalah busur panah,
yang darinya anak-anakmu akan meluncur ke depan.
Sang pemanah menarikmu dengan keagungan-Nya agar anak
panah bisa melesat jauh menuju keabadian.
-"Tentang Anak" Khalil Gibran-
(Mereka bagaikan busur kehidupan, Satya Adi Prasetyo hal: 254-255)

Emang sedikit aneh sih, tapi intinya adalah.
Orangtua bagaikan busur kehidupan bagi kita.
Tanpa cinta tulus mereka, tanpa pengorbanan besar mereka.
Tanpa ketangguhan jiwa, dan kesabaran hati mereka.
Kita tak akan mampu melesat seperti saat ini.

I Love you Ibu dan Buya.
Kemarin, Hari ini, Esok dan Selamanya