Sabar??
Apasih sabar itu??
Apakah itu nama sebuah makanan? Atau nama orang? Atau nama
daerah?
“ Ya Allah, kenapa harus aku yang dapet cobaan kaya gini? Aku
ga sanggup”
Pasti ada dari kita yang pernah berbicara seperti itu,
merasa tidak sanggup menghadapi masalah yang sebenernya nih, dia bisa
menjalaninya. Setiap manusia punya masalah dan cobaan yang berbeda, hal
tersebut tergantung kadar keimanan. Semakin kuat keimanannya maka, cobaannya
pun akan berbeda. Contohnya seorang pelajar memiliki masalah:
“ Aduh, kenapa sih masalah saya harus tentang nilai terus”
ucap seseorang
Tahukah kawan, mengapa Allah memberikan masalah tersebut? Karena
Allah tau hanya kamu yang mampu menghadapi masalah tersebut, bahkan orang lain
belum tentu mampu menghadapi masalah tersebut. Ibaratnya, kita cinta sama orang
tua maka, apapun akan kita lakukan untuk membuktikan rasa cinta kita dengan
memenuhi keinginan mereka. Sama halnya dengan Allah, ketika kita cinta pada-Nya
maka Allah ingin meminta bukti kecintaan kita. Dan sebenarnya Allah ingin
memberikan cinta-Nya juga pada kita. Cinta tidak hanya berupa kasih sayang,
tapi masalah pun merupakan bentuk cinta Allah pada kita. Apakah orang tua kita
saat memarahi kita karena tidak belajar bentuk dari kebencian? Tidak kan,
justru itu bentuk cinta mereka karena ingin yang terbaik bagi kita. Begitu pula
dengan Allah, Allah Maha Mengetahui akan hamba-Nya. Allah mengetahui sampai
batas apa kemampuan hamba-Nya.
Kesabaran itu letaknya di awal? Maksudnya?
Kesabaran ada di detik pertama saat kita mendapatkan cobaan.
Disaat cobaan itu datang dan kita tidak mengeluh terlebih dahulu. Justru ia
yang ditimpakan masalah beristighfar dan menerima cobaan tersebut. Dalam sebuah
hadist dijelaskan yang intinya:
“ Ada seorang wanita yang menangis karena ditinggal
suaminya, kemudian Rasulullah memintanya untuk bersabar, tapi wanita tersebut
malah berkata Kau tidak merasakan yang
aku rasakan hingga Rasululah pulang, wanita tersebut tidak mengetahui bahwa
orang tersebut Rasulullah, akhirnya wanita tersebut mendatangi Rasulullah dan
bekata Akku tidak mengetahui engkau
Rasulullah dan Rasulullah berkata bahwa Kesabaran
itu letaknya di awal”
Dari kisah tersebut Rasulullah
sudah mengatakan baha kesabaran letaknya di awal, kesabaran bukan sekadar
ucapan yang intinya “Iya deh aku mah sabar” tapi kesabaran pun terletak di
hati. Menerima segala qadha Allah dengan ikhlas tanpa mengeluh. Sabar itu
terdengar mudah, tapi sulit saat dijalani. Oleh karena itu sabar itu harus
selalu di asah, mintalah pada Allah cobaan agar kita bisa mengasah kesabaran
kita. Sabar itu tidak terlihat, dan sabar itu akan keluar saat kita mendapat
cobaan. Tapi,
bukan dengan menantang Allah seperti; “ Ya Allah, berilah aku masalah”. Tetap dengan
cara “ Ya Allah berilah kasih sayang-Mu padaku” karena apa? Karena cobaan pun
merupakan bentuk saying Allah pada hamba-Nya, sebagai tiket untuk naik level
menuju keimanan yang lebih tinggi. Jadi, kawan bersabarlah dan percayalah bahwa
setiap cobaan adalah bentuk rasa sayang Allah untuk kita. ~
-seruni aqila al-haq-
No comments:
Post a Comment